Lebaran Ketupat di Kecamatan Limboto Barat tahun ini terasa makin hidup dengan tradisi membuat nasi bulu atau lemang. Pemandangan penjual bambu muda kini mudah ditemukan di berbagai sudut jalan dan pasar tradisional, menandakan antusiasme warga yang tinggi menyambut hari raya. Aktivitas jual beli bambu ini sudah berlangsung sejak Kamis (3/4/2025) dan terus ramai hingga Minggu (6/4/2025).

Riski Lawani, salah satu penjual bambu lokal, mengaku kewalahan melayani pembeli. “Saya sudah berjualan dari hari Kamis. Awalnya menyediakan 3.000 batang bambu, dan alhamdulillah hingga sekarang tinggal tersisa kurang lebih 300 batang,” ungkapnya. Stok yang nyaris ludes dalam tiga hari membuktikan bahwa permintaan nasi bulu memang melonjak tajam jelang perayaan.

Pembeli tidak hanya datang dari Limboto Barat, tapi juga dari Kecamatan Tibawa, Bongomeme, dan Limboto. Warga memanfaatkan bambu muda yang tersedia di sekitar lingkungan untuk diolah menjadi wadah nasi bulu khas Lebaran. Tradisi ini bukan sekadar ritual kuliner, tapi juga menggerakkan ekonomi warga lokal yang mengandalkan hasil alam sekitar sebagai sumber pendapatan musiman yang menjanjikan

#LebaranKetupat #NasiBulu #LimbotoBarat #TradisiGorontalo #UMKMLokal
FacebookThreadsWhatsAppX
1 min read