GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category
Umum🔥 TrendingSelasa, 14 April 2026
GUDitulis oleh Gorontalo Unite

Gubernur Jakarta Lantik Syafrin Liputo, Pria Berdarah Gorontalo Kini Walikota Jakarta Selatan

Jauh dari gemuruh roda Bentor yang menjadi urat nadi transportasi di tanah kelahirannya, serta berbekal keteguhan layaknya fondasi kokoh Benteng Otanaha, sosok birokrat tulen Syafrin Liputo kini melangkah ke babak baru dalam karirnya. Putera asli Gorontalo yang kental dengan wari

Gubernur Jakarta Lantik Syafrin Liputo, Pria Berdarah Gorontalo Kini Walikota Jakarta Selatan

Jauh dari gemuruh roda Bentor yang menjadi urat nadi transportasi di tanah kelahirannya, serta berbekal keteguhan layaknya fondasi kokoh Benteng Otanaha, sosok birokrat tulen Syafrin Liputo kini melangkah ke babak baru dalam karirnya. Putera asli Gorontalo yang kental dengan warisan nilai juang daerahnya ini resmi memegang kendali sebagai Wali Kota Jakarta Selatan.

​Penunjukan tokoh asal daerah yang identik dengan kemegahan Menara Limboto ini merupakan bagian dari perombakan besar-besaran yang dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Total ada 11 pejabat tinggi pratama eselon II di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang dilantik di Balai Kota pada Rabu (15/4/2026). Langkah ini sengaja diambil guna menjamin stabilitas jalannya pemerintahan ibu kota secara permanen.

​Gubernur Pramono Anung menegaskan bahwa kebijakan perombakan ini dilakukan secara serentak untuk menutup ruang kosong di pucuk pimpinan.

​“Perlu kami sampaikan supaya tidak salah tafsir, dalam pelantikan ini ada 11 yang dilantik,” kata Pramono memberikan penjelasan resmi di Balai Kota.

​Khusus untuk posisi Syafrin Liputo, putera Gorontalo ini tidak mendapatkan jabatannya secara instan. Mengutip sumber pemerintahan lainnya, Syafrin yang sebelumnya malang melintang mengurusi kesemrawutan lalu lintas ibu kota sebagai Kepala Dinas Perhubungan ini telah melewati proses fit and proper test (uji kelayakan dan kepatutan) yang ketat sesuai dengan surat rekomendasi dari Ketua DPRD DKI Jakarta, serta lolos penilaian manajemen talenta dari Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) tertanggal 10 April 2026.

​Lebih lanjut, Gubernur DKI Jakarta menegaskan keengganannya menggunakan sistem Pelaksana Tugas (Plt) yang kerap dinilai menghambat pengambilan keputusan strategis. ​

“Supaya tidak ada Plt dan supaya tidak ada ruang yang memang waktunya pendek, lebih baik kita lakukan secara bersama-sama,” tegas Pramono.

​Meski dilantik di hari yang sama bersama 10 nama lain—termasuk Budi Awaluddin yang menggantikan posisinya di Dinas Perhubungan—waktu efektif masa jabatan Syafrin dan rekan-rekannya disesuaikan secara bertahap. Sebagian langsung bertugas di hari pelantikan, sementara yang lain akan efektif per tanggal 1 Juni dan 1 Agustus 2026 mengikuti masa purna tugas pejabat terdahulu.

​Melalui diskusi matang antara Gubernur, Wakil Gubernur, dan Sekretaris Daerah, pelantikan ini memastikan bahwa formasi eselon II Pemprov DKI Jakarta telah utuh. Masyarakat, khususnya masyarakat perantauan Gorontalo, kini menanti sepak terjang dan inovasi terbaru dari Syafrin Liputo dalam mengorkestrasi wilayah strategis Jakarta Selatan.

Pemerintahan
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Masuk untuk meninggalkan komentar.

Masuk / Daftar

Baca Juga