GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category
UmumSenin, 13 April 2026
GUDitulis oleh Gorontalo Unite

Puncak Kebanggaan Orang Tua, Rektor dan Senat UNG Kukuhkan 700 Wisudawan Diploma hingga Doktor

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak sumber daya manusia unggul bagi kemajuan bangsa. Sebanyak 700 putra-putri terbaik secara resmi dikukuhkan dalam prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-60 yang berlangsung khidmat di Auditorium UNG, Selasa (14/4/2026).

Universitas Negeri Gorontalo (UNG) kembali mencetak sumber daya manusia unggul bagi kemajuan bangsa. Sebanyak 700 putra-putri terbaik secara resmi dikukuhkan dalam prosesi Sidang Terbuka Senat Wisuda ke-60 yang berlangsung khidmat di Auditorium UNG, Selasa (14/4/2026).

Prosesi sakral tahunan tersebut dipimpin langsung oleh Rektor UNG, Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, S.T., M.T., dengan didampingi oleh Ketua Senat Universitas, Prof. Dr. Ir. Femy Sahami, S.Pi., M.Si., beserta jajaran anggota senat lainnya.

Wisuda periode ini mencakup pengukuhan lulusan dari berbagai jenjang strata pendidikan di lingkungan Kampus Kerakyatan, mulai dari tingkat Diploma (D3), Sarjana (S1), Magister (S2), hingga jenjang Doktoral (S3).

Dalam pidato sambutannya, Rektor Prof. Eduart menegaskan bahwa gelar akademik yang berhasil diraih oleh para wisudawan pada hari ini merupakan buah manis dari kerja keras kolektif antara mahasiswa, orang tua, serta para dosen pengajar.

“Keberhasilan hari ini bukan hanya milik mahasiswa semata, melainkan juga menjadi keberhasilan orang tua yang telah setia mendampingi dan berkorban, serta keberhasilan para dosen yang telah mendedikasikan ilmunya untuk membimbing kalian hingga berhasil meraih gelar akademik,” ujar Prof. Eduart.

Di hadapan ratusan lulusan terbaiknya, Prof. Eduart juga menitipkan pesan mendalam mengenai esensi kesuksesan saat terjun ke dunia nyata. Ia mengingatkan bahwa penyematan gelar di belakang nama bukanlah garis akhir dari sebuah pencapaian, melainkan justru menjadi gerbang awal menuju pengabdian yang sesungguhnya di tengah masyarakat.

“Teruslah menebarkan manfaat dari ilmu yang kalian miliki, junjung tinggi nilai-nilai integritas, serta jaga karakter religius dan rasa kemanusiaan di tengah dinamika tantangan global. Kesuksesan sejati bukan hanya diukur dari soal seberapa tinggi jabatan kalian nanti, tetapi sejauh mana ilmu dan keberadaan kalian mampu memberikan manfaat bagi sesama manusia,” pesan Prof. Eduart menutup arahannya.

Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Masuk untuk meninggalkan komentar.

Masuk / Daftar

Baca Juga