close

Cerita dari Gorontalo

Cerita dari Gorontalo

Gorontalo Luncurkan Branding Pariwisata

Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo memperkenalkan branding baru untuk menggenjot destinasi wisata daerah. Branding tersebut resmi diperkenalkan kepada publik hari Kamis, 21 Februari 2019.

Mengusung kekayaan akan keragaman hayati dan budaya, Dinas Pariwisata Provinsi Gorontalo menyuguhkan grafis sederhana dan mudah diingat. Empat warna yang menghiasi grafis diambil dari warna adat Gorontalo atau Tilabataila; merah, hijau, ungu dan kuning.

Helmi Hongi, salah satu pengusaha travel agensi di Gorontalo mengungkapkan harapannya akan branding kepariwisataan di Gorontalo. Dia bersyukur akan adanya langkah tegas dari Dinas Pariwisata dalam hal mempromosikan potensi wisata yang ada di Gorontalo.

“Sesuatu yang sudah sejak beberapa tahun belakangan menjadi harapan saya agar suatu saat gorontalo punya logo dan tagline yang baru menggantikan tagline “The Hidden Paradise” yang sudah tidak kompetibel dengan zaman now. Surga kok disembunyikan” ungkap CEO Gorontalo Tourist Guide

Helmi juga menjabarkan akan makna dari garis dan warna adat yang ada dalam logo branding pariwisata tersebut, yakni:

  • Warna merah memiliki arti keberanian dan tanggung jawab.
  • Warna hijau memiliki arti kesuburan, kedamaian, kesejahteraan dan kerukunan.
  • Warna kuning memiliki arti kemuliaan, kejujuran, kesetiaan dan kebesaran.
  • Warna ungu memiliki arti kewibawaan dan keanggunan.

Dengan tulisan “The heart of Celebes” tepat dibawah nya. Desain yang simple dan pilihan warna yang ceria membawa spirit baru untuk pariwisata Gorontalo agar nantinya lebih mendunia

“Grafis utama merupakan turunan burung Julang Sulawesi atau Aceros Cassidix, burung endemik Sulawesi yang masih banyak ditemukan di hutan primer dan sekunder di Gorontalo. Di bawah grafis Julang Sulawesi terdapat tulisan, Gorontalo The Heart of Celebes. Sebuah ungkapan yang menegaskan daerah ini sebagai “ibu” dari pulau Sulawesi.” seperti yang dikutip dari Humas Provinsi Gorontalo

Burung Julang Sulawesi atau Burung Alo. (c) Paul Ellis

Sementara itu, Rosyid Azhar, Kontributor Kompas yang juga sering mengisi rubrik Generasi Pesona Indonesia mengatakan bahwa burung julang Sulawesi atau yang biasa dikenal masyarakat Gorontalo dengan nama Alo.

“Dalam kepercayaan masyarakat lokal, burung ini dikenal sebagai burung raja yang perkasa, burung ini juga dikenal sebagai penolak bala dan memiliki energi positif pada kehidupan alam ” ungkapnya

read more
Cerita dari Gorontalo

Patung BJ Habibie di Bandara Djalaludin Tantu Gorontalo

patung BJ Habibie di gerbang masuk Bandara Djalaludin, Tolotio, Isimu terus dikebut pembangunannya. 

Pelaksana proyek Suwardi dari Yogyakarta itu menggambarkan sosok BJ Habibie yang sedang tersenyum sambil memegang pesawat di tangan kanan. Tampilan Presiden RI ke-3 itu semakin elegan dengan pakaian adat ‘takowa’. Pakaian Gorontalo yang biasa dipakai oleh tauwa (pemimpin negeri).

berdasarkan penelusuran mimin lewat pemberitaan nasional, patung yang menghabiskan anggaran 1.7 miliar ini direncanakan akhir tahun ini diresmikan. 

wololo monurut li ngoli? toduwolo ju. 

read more