Musim haji 1440H/2019M membawa kabar penting bagi calon jemaah haji Gorontalo yang telah lama menanti. Kementerian Agama menetapkan pemberangkatan dari Gorontalo dimulai 26 Juli 2019 melalui tiga kloter Ujung Pandang (UPG). Kloter 27 berisi 450 jemaah Kota Gorontalo masuk asrama 25 Juli; Kloter 29 gabungan Kabupaten Gorontalo, Pohuwato, dan Bone Bolango (450 orang) masuk asrama 27 Juli; serta Kloter 34 gabungan empat kabupaten/kota (281 orang) masuk asrama 30 Juli dan bergabung dengan jemaah Sulawesi Selatan. Pemberangkatan nasional sendiri dimulai 6 Juli dari Embarkasi Surabaya sebagai kloter pertama.

Direktur Haji dan Umrah Muhajirin Yanis menjelaskan bahwa musim haji tahun ini terdiri dari 529 kloter dalam dua gelombang: Gelombang I (6-19 Juli) mendarat di Madinah, sementara Gelombang II (20 Juli-5 Agustus) mendarat di Jeddah. Jemaah Gorontalo termasuk dalam Gelombang II yang langsung menuju Jeddah sebelum ke Mekkah. Informasi detail tentang gelombang penerbangan dan kota kedatangan memungkinkan jemaah dan keluarga mempersiapkan mental serta logistik ibadah dengan lebih matang. Ketika setiap tahap perjalanan haji dikomunikasikan secara transparan dan terstruktur, kecemasan jemaah berkurang dan fokus dapat dialihkan sepenuhnya pada esensi ibadah. Bagi Gorontalo, status sebagai bagian dari Embarkasi Makassar dengan jadwal yang jelas menegaskan bahwa akses ke Tanah Suci semakin teratur dan dapat diprediksi dari tahun ke tahun.

jadwal haji 2019haji Gorontalokloter UPGgelombang hajiKemenag RIMuhajirin Yanisembarkasi MakassarMadinah
FacebookThreadsWhatsAppX
2 min read