close
Pilihan Editor

Ketika Menara Keagungan Limboto Menyerupai Eiffel Tower

Jalan-jalan ke Limboto, sempatkan waktu mampir di Menara Keagungan Limboto yang semenjak tahun 2015 oleh Bupati Gorontalo, David Bobihoe diganti namanya menjadi Pakaya Tower

Nama Pakaya sendiri diambil dari nama Bupati Gorontalo yang membangun menara setinggi 65 meter, Achmad Hoesa Pakaya pada tahun 2002 dan diresmikan pada tahun 2003 oleh Wakil Presiden RI saat itu, Hamzah Haz.


This tower was built 2001, it is located in Limboto, the capital of Gorontalo Regency. This tower is named Keagungan Tower (The Great Tower) and it is one of the prides of  Gorontalo people. Many tourist visit here to enjoy this magnificent tower. You can meet friendly local people here and enjoy the perfect blend of experienced and relaxation. the Keagungan Tower has 5 (five) floors. You can reach the top of this tower by lift to enjoy the Limboto Lake scenery and views of Gorontalo. A modern and comfortable auditorium is a available on the first floor, for meeting and show purpose

Menara Keagungan Limboto dipasangi Lampu LED

Panasonic Gobel Indonesia menambah keindahan Menara Keagungan Limboto dengan pemasangan lampu LED. Pemasangan LED tersebut diresmikan langsung oleh President Commissioner PT. Panasonic Gobel Indonesia Rahmat Gobel pada malam tahun baru, 1 Januari 2018.

“Objek wisata potensial ini yang kemudian harus kita pelihara agar sektor pariwisata di Gorontalo dapat lebih mendunia. Dilengkapi Lampu LED dari Panasonic, Menara Keagungan Limboto akan semakin indah dan diharapkan mampu menarik kembali wisatawan dari dalam dan luar negeri dan meningkatkan perekonomian masyarakat kecil,” 

Rachmad Gobel

Leave a Response