Kukisi Kelapa Salah Satu Citarasa Kukisi Mulolo

Ragam perkembangan kuliner sejalan dengan kemajuan daerah serta migrasinya penduduk daerah lain di bumi Gorontalo. Sementara kuliner khas Gorontalo, kian hari dapat dihitung keberadaanya dipusat dagang daearah ini.

Kekayaan kuliner bertumpah ruah itu, tentunya sangat dikhawatirkan dapat merubah mindset penduduk lokal terhadap soal cita rasa makanan khas Gorontalo. Melalui Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kukisi Mulolo, semangat membangkitkan Gairah ciri khas Gorontalo, Lewat Kue kelapa jadi harapan baru mengenalkan kue itu ke masyarakat.Terutama pada anak milenial.

Ketua Kelompok Kukisi Mulolo Agus Limehu mengatakan ragam kekayaan kuliner merupakan rahmat. Sehingga hal itu bukan jadi persoalan atau ancaman bagi warga lokal untuk pindah ke cita rasa. Namun hal ini soal bagaimana budaya dan Kearifan lokal terjaga.

Kelompok Usaha Bersama (KUBE) Kukisi Mulolo dengan produk ciri khas kue tradisional kue Kelapa melakukan penyegaran bagi konsumenya. Wadahnya tampil Lebih slim nyaman digenggam dan harganya cukup ekonomis.

Guna mendekatkan diri Terhadap konsumen peminat Kue Kelapa (KUPA), KUPA terus mempertahankan cita rasa bumbu alami.Tanpa bahan pengawetnya. Tapi soal wadah KUPA telah melakukan inovasi dengan wadah lebih slim, ekonomis dan enak dibawah kemana saja. soal harganya KUPA dengan wadah slim dibandrol dengan harga Rp. 20.000

===

Menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri, tentunya permintaan kue kering yang dijadikan sebagai sajian dalam hal silaturahmi nanti. Dan tentunya, kue kering khas Kelompok Usaha Kukisi Mulolo yang memiliki filosofi tersendiri dalam kenangan masa kecil setiap orang, adalah salah satu yang bisa mimin rekomendasikan.

Facebook Comments

Post Author: gorontalounite

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *