fbpx

Pisang Goreng Campur Dabu-Dabu

Kadang, selera setiap orang itu berbeda. Dalam hal makanan misalnya. Di banyak tempat, buah pisang bisa dibikin banyak hal, misalnya pisang goreng. Dan ini lazim dihampir semua daerah. Tapi beda halnya dengan di Gorontalo yang selalu identik dengan makanan yang pedas. Bahkan untuk mencicipi pisang goreng pun, terasa kurang jika tidak di colo dengan dabu-dabu. Dabu-dabu sendiri ada berbagai macam, mulai dari sambal terasi, sambal roa, sampai dengan sambal yang dibikin seencer mungkin.

“Kami dijamu dengan pisang goreng Gorontalo plus sambal. Mungkin paduan yang aneh, kok bisa pisang goreng dicocol ke sambal? Tapi memang demikianlah adanya. Rasanya pas dan lezat. Apalagi saat dihidangkan hangat-hangat. Maknyus!” – daengbattala

Apalagi jika pisang goreng tersebut disajikan dengan kopi hitam di waktu sore, bisa menambah hangatnya suasana yang ada, dan orang Gorontalo pasti suka dengan suasana tersebut.

Bercerita tentang pisang goreng juga, di Gorontalo ada yang bisa memasak pisang goreng diatas wajan yang mendidih dengan menggunakan tangan sendiri. Adalah Hartin Maliki (58), perempuan penjual pisang goreng asal Gorontalo yang tersohor karena kerap menggoreng pisang dengan tangan kosong di dalam minyak panas.

“Rasanya hanya hangat saja, tidak panas. Orang-orang yang mengantre pisang semuanya melotot melihat saya menggoreng pisang pakai tangan,” kenang Ta Nou, seperti yang dilansir kompas.com

Saat bulan Ramadhan tiba, masyarakat yang menyukai pisang goreng buatan Ta Nou semakin banyak dari hari biasanya. Mereka rela menunggu lama sambil melihat wanita ini memasukkan tangannya ke dalam penggorengan yang panas. Sehabis shalat tarawih, warga Gorontalo biasanya menikmati pisang goreng buatannya bersama keluarga. Pisang raja atau sepatu yang mengkal dibelah membentuk kipas lalu dilumuri tepung terigu dan digoreng hingga matang.
Infografis: Gorontalo Unite
Sumber foto: @PulauSaronde

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *