Tradisi tumbilotohe di Boalemo mencapai skala spektakuler pada Jumat malam (31/5/2019). Satu juta lampu botol dinyalakan serentak di Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito, menciptakan lautan cahaya yang membentang di sepanjang pantai. Gubernur Rusli Habibie bersama istri Idah Syahidah hadir langsung menyalakan lampu pertama sebagai tanda dibukanya Festival Tumbilotohe 2019. Yang membuat perayaan ini tetap autentik di tengah modernisasi adalah komitmen pemerintah menyediakan bahan bakar tradisional: Dinas Pariwisata membagikan 14.000 liter minyak tanah gratis ke kabupaten/kota, masjid, dan titik pelaksanaan.
“Sekarang kan minyak tanah sudah langka, jadi setiap tahunnya kita siapkan dan disebar ke pemda, masjid-masjid dan sejumlah titik pelaksanaan tumbilatohe,” jelas Rusli. Bupati Boalemo Darwis Moridu optimis kabupaten ini kembali meraih juara I festival, melanjutkan prestasi dua tahun berturut-turut. Selain lampu darat, 200 perahu bagan dan nelayan kecil juga menyalakan lampu di bibir pantai, menambah dimensi visual yang unik. Ketika pemerintah memilih mensubsidi minyak tanah alih-alih mengganti tradisi dengan lampu listrik, ia sedang merawat jiwa tumbilotohe yang sesungguhnya: cahaya dari api, bukan dari kabel. Subsidi 14.000 liter minyak tanah bukan angka anggaran semata, melainkan investasi cultural agar generasi mendatang tetap mengenal aroma dan kerlip khas lampu botol yang menjadi identitas Ramadan Gorontalo.

