Bank Indonesia Gorontalo punya misi tambahan di Fun Run 2026 yang digelar di Kampus UMGO pada 25 Januari 2026. Selain ikut merayakan Hari Patriotik, BI memakai acara ini untuk mengenalkan pembayaran digital kepada ribuan peserta.

Fun run ini digelar bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, Pemerintah Kabupaten Gorontalo, dan Universitas Muhammadiyah Gorontalo. Pesertanya sekitar 2.300 pelari, mulai dari mahasiswa, pelaku UMKM, sampai masyarakat umum dari berbagai daerah.

Acara dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie, Pelaksana Harian Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo M. Andi Destriyan, Wakil Bupati Gorontalo, dan pimpinan UMGO.

Lebih dari sekadar lari bareng

Selain mengajak hidup sehat, acara ini dijadikan sarana memperkuat literasi kebangsaan dan semangat persatuan. Fun run menjadi titik temu lintas generasi, lintas profesi, dan lintas daerah.

Waktunya pun dipilih dua hari setelah peringatan Hari Patriotik 23 Januari, sehingga nuansa kebangsaan terasa sepanjang acara.

Pembayaran digital dikenalkan langsung di lapangan

Di sisi lain, Bank Indonesia Gorontalo membawa agenda strategis: memperluas penggunaan pembayaran digital di ruang publik. Selama acara, BI melakukan sosialisasi sekaligus menerapkan transaksi nontunai.

Tujuannya sederhana. Warga diajak mengenal dan mencoba sendiri alat pembayaran digital, supaya lama-lama terbiasa memakainya dalam keseharian.

Program ini bagian dari dorongan BI agar sistem pembayaran di daerah cepat beralih ke digital. Bagi BI, digitalisasi bukan cuma soal teknologi, tapi fondasi ekosistem ekonomi yang lebih efisien, aman, dan inklusif, terutama bagi UMKM yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal.

Kampus sebagai agen perubahan

Pemilihan kampus sebagai lokasi juga punya pesan tersendiri. Sivitas akademika didorong menjadi agen perubahan dalam meningkatkan literasi keuangan dan memperluas pemakaian teknologi.

Kolaborasi dunia pendidikan, pemerintah, dan otoritas moneter ini diharapkan memberi dampak ganda. Warga terbiasa dengan gaya hidup sehat dan semangat kebangsaan, sambil merasakan langsung praktisnya transaksi nontunai di acara publik.

Bank Indonesia Gorontalo menegaskan akan terus mendukung kegiatan kolaboratif seperti ini. Menurut BI, transformasi digital baru berhasil kalau berjalan bersama penguatan literasi, kolaborasi yang lebih luas, dan partisipasi aktif masyarakat.

2 min read