Setiap 17 Agustus, momen detik-detik proklamasi selalu punya cara sendiri untuk bikin bulu kuduk merinding. Tahun ini, giliran halaman Rumah Jabatan Gubernur Gorontalo yang jadi saksi peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Provinsi Gorontalo, Senin (17/8/2026).

Upacara dipimpin langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail sebagai Inspektur Upacara, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Gorontalo Nani Ismail Mokodongan. Peringatan detik-detik Proklamasi berlangsung tepat pukul 08.00 WITA, dengan peserta upacara yang terdiri dari jajaran TNI/Polri, Basarnas, perwakilan ASN, hingga siswa-siswi SMA yang memadati lapangan upacara.

Rangkaian Upacara: Dari Pengibaran Bendera Sampai Doa Bersama

Pukul 08.15 WITA, pasukan pengibar Bendera Merah Putih memasuki lapangan upacara. Setelahnya, rangkaian dilanjutkan dengan mengheningkan cipta dan pembacaan teks Pancasila oleh Inspektur Upacara.

Beberapa tokoh penting turut mengambil peran dalam rangkaian upacara:

  • Pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Gorontalo, Sudarman Samad
  • Pembacaan teks Proklamasi oleh Ketua DPRD Provinsi Gorontalo, Thomas Mopili
  • Pembacaan doa penutup oleh Kepala Bidang Bimas Islam Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo, Asrul Lasapa

Sementara itu, posisi Komandan Upacara dipegang oleh Letnan Kolonel Infantri Syamsuddin yang sehari-hari menjabat Kepala Staf Komando Distrik Militer (Kodim) 1315 Kabupaten Gorontalo. Adapun Perwira Upacara adalah Mayor Infantri Zainuddin, Perwira Seksi Teritorial Kodim 1304 Kota Gorontalo.

Deretan Anak Muda di Balik Suksesnya Pengibaran Bendera

Yang bikin momen ini makin relate buat Gen Z dan milenial adalah sederet pelajar yang dipercaya mengemban tugas penting sebagai Paskibraka:

  1. Pembawa baki: Aprilia Pratiwi Abas, siswi SMA Negeri 3 Kota Gorontalo
  2. Pengerek bendera: Awaludin Saputra Olii, siswa SMA Negeri 1 Kabila
  3. Pembentang bendera: Muhammad Fauzan Gamulu, siswa MAN 1 Kota Gorontalo
  4. Komandan Kelompok 8: Faithpele Hezekiah E. Walukow, siswa SMA Negeri 1 Kota Gorontalo
  5. Komandan Pasukan 17: Muhammad Raditya Alfayed Panua, siswa MAN 1 Kota Gorontalo

Bayangin aja, di usia sekolah, mereka udah dipercaya buat memegang tanggung jawab sebesar mengibarkan bendera negara di hadapan pejabat-pejabat penting daerah. Definisi "muda tapi berprestasi" banget.

Tamu Undangan yang Hadir

Upacara ini juga dihadiri sejumlah tokoh, di antaranya Wakil Gubernur Gorontalo periode 2017-2022 Idris Rahim, Kapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Kepala Kejaksaan Tinggi Gorontalo, Sekretaris Daerah beserta jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah, dan Dharma Wanita Provinsi Gorontalo.

Selain itu, hadir pula pimpinan instansi vertikal, perwakilan veteran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, orang tua Paskibraka, serta tamu undangan lainnya—menjadikan upacara ini benar-benar representasi lintas generasi, dari veteran pejuang sampai pelajar yang jadi ujung tombak simbol kemerdekaan hari ini.

Hari Kemerdekaan17 AgustusGubernurPaskibraka
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp