GHM 2026 atau Gorontalo Half Marathon 2026 direncanakan tidak lagi dibiayai pemerintah daerah. Pemprov Gorontalo ingin melibatkan pihak swasta sebagai penyandang dana.

Untuk itu, Gubernur Gusnar Ismail menemui Rudy Salahuddin, mantan Penjabat Gubernur Gorontalo yang kini menjabat Sekretaris Utama Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, di Jakarta pada Sabtu, 7 Maret 2026.

Belajar dari polemik GHM 2025

GHM pertama kali digagas Rudy saat menjabat Pj Gubernur. Kini ajang ini ditetapkan sebagai agenda tahunan dan diharapkan menarik lebih banyak wisatawan.

Edisi 2025 sempat diwarnai polemik, mulai dari medali finisher yang hanya bertuliskan nama Gusnar Ismail hingga izin lokasi yang nyaris tidak keluar dari Pemkot Gorontalo. Buntutnya, Kadispora Daniel Ibrahim dinonaktifkan. Tahun ini, Pemprov menyiapkan GHM jauh lebih awal.

Cari sponsor swasta untuk GHM 2026

Gusnar meminta kementerian membantu mempertemukan Pemprov dengan calon mitra swasta.

“Kami berharap Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM dapat membantu memfasilitasi pihak swasta yang dapat bekerja sama dalam penyelenggaraan Gorontalo Half Marathon,” ujar Gusnar.

Rudy menyatakan siap membantu mencarikan sponsor.

“Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, GHM seharusnya dapat menjadi barometer event nasional di Provinsi Gorontalo,” kata Rudy.

Ia juga menyarankan pemerintah daerah menyiapkan kegiatan wisata pendukung di sekitar jadwal GHM. Dengan begitu, peserta dari luar daerah punya alasan untuk tinggal lebih lama.

Bahas industri ayam dan beasiswa ke Maroko

Gusnar juga melaporkan penandatanganan nota kesepahaman dengan ID FOOD pada 5 Maret 2026. Kerja sama ini melanjutkan pencanangan kawasan industri ayam terintegrasi di Kabupaten Gorontalo Utara.

Pertemuan berlangsung akrab karena Rudy pernah memimpin Gorontalo. Pertemuan juga membahas peluang program sister city, promosi UMKM, dan dukungan studi bagi pelajar Gorontalo ke Maroko.

Apa artinya buat pelari?

Kalau sponsor swasta masuk, GHM berpeluang punya hadiah dan fasilitas yang lebih besar tanpa membebani APBD. Anggaran daerah pun bisa dialihkan ke kebutuhan lain.

Buat pelari Gorontalo, ini waktunya mulai menyiapkan latihan. Edisi 2026 kemungkinan akan diikuti lebih banyak peserta dari luar daerah.

2 min read