Gorontalo Karnaval Karawo 2025 dengan tema "Pesona Wastra Nusantara" resmi diluncurkan di Ocean Resto, Kota Gorontalo. Puncak acara yang semula dijadwalkan Juni diundur ke September karena efisiensi anggaran, namun rangkaian kegiatan tetap berjalan sepanjang tahun. Kadis Pariwisata Aryanto memastikan bahwa penundaan tidak mengurangi kemeriahan. “Puncak kegiatan semula direncanakan pada bulan Juni, namun karena efisiensi anggaran, pelaksanaannya diundur ke bulan September. Namun, perjalanan menuju puncak event akan diisi berbagai kegiatan,” ungkapnya.

Tujuh sub-event telah disiapkan: Fun Run Karawo, Jelajah Rasa Nusantara, Musik Kreatif Milenial, Karawo dalam Lensa, Gorontalo Berkarawo, Bincang Karawo, dan Karnaval Karawo. Aryanto menekankan pentingnya promosi lewat jalur non-formal selain event resmi. Ia juga melaporkan nilai transaksi produk Karawo binaan Bank Indonesia telah mencapai Rp 5 miliar, belum termasuk kontribusi Dekranasda yang terus mendorong produksi dan popularitas wastra khas Gorontalo ini.

Gubernur Gusnar Ismail meminta pendekatan berbeda dalam pelaksanaan tahun ini mengingat kondisi fiskal daerah yang terbatas. “Uang yang berada di daerah ini kecil. Maka tugas kita, termasuk tugas pariwisata, bagaimana buat kegiatan yang melibatkan banyak orang, sehingga banyak uang yang berputar di daerah kita,” tegasnya. Strategi ini menjadikan Karnaval Karawo bukan sekadar pesta budaya, tapi motor penggerak ekonomi riil yang melibatkan UMKM, pelaku kreatif, dan masyarakat luas. Bagi kamu yang ingin ikut meramaikan, ikuti terus jadwal sub-event yang tersebar sepanjang tahun sebelum puncaknya di September nanti

#GorontaloKarnavalKarawo2025 #PesonaWastraNusantara #FunRunKarawo #EkonomiKreatif #WisataGorontalo
FacebookThreadsWhatsAppX
2 min read