Jemaah haji Gorontalo tahun 1447 H/2026 M akan menikmati layanan Fast Track atau Makkah Route. Dengan layanan ini, pemeriksaan imigrasi Arab Saudi dilakukan di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, sebelum jemaah terbang ke Tanah Suci.

Hal ini dibahas dalam rapat koordinasi kesiapan Embarkasi Haji Antara (EHA) di Kantor Otorita Bandar Udara Wilayah V Makassar pada Kamis, 16 April 2026. Rakor dipimpin Kepala Otorita Bandar Udara Wilayah V, Capt. M. Mauludin.

Apa itu Fast Track untuk jemaah haji Gorontalo?

Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Provinsi Gorontalo, Jamal Nganro, yang mewakili Gubernur, menjelaskan perubahan ini.

“Kami juga membahas kesiapan terkait penerapan Fast Track/Makkah Route yang berbeda dengan tahun sebelumnya, di mana pemeriksaan Keimigrasian Arab Saudi dilaksanakan di Bandara Internasional Hasanuddin. Termasuk diagram alur yg akan dilalui para jemah haji ketika tiba di Makassar,” terang Jamal.

Selama ini, jemaah butuh waktu lama untuk pemeriksaan imigrasi di Bandara King Abdul Aziz, Arab Saudi. Dengan Fast Track, setibanya di Arab Saudi jemaah bisa langsung menuju bus tanpa diperiksa lagi.

Simulasi pergerakan jemaah

Usai rakor, peserta meninjau lapangan dan menyimulasikan pergerakan jemaah. Simulasi dimulai dari jemaah turun dari pesawat penghubung, masuk ke area bandara, hingga ke ruang pemeriksaan imigrasi Arab Saudi.

“PPIH Provinsi Gorontalo akan memberikan pelayanan yang maksimal kepada jemaah haji,” ujar Jamal.

Siapa saja yang terlibat

Rakor dihadiri unsur PPIH Provinsi Gorontalo, antara lain Kepala Dinas Perhubungan Sagita Wartabone, Plt. Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra Yaser Arafat Dama, Kakanwil Kementerian Haji dan Umrah, pihak Bandara Djalaluddin, Imigrasi, BKK, dan Bea Cukai.

Hadir pula PPIH Sulawesi Selatan, Otban Wilayah VIII Manado, Angkasa Pura, serta perwakilan Garuda Indonesia dan Lion Air.

Kabar baik untuk jemaah lansia

Antrean imigrasi di Jeddah dikenal panjang dan melelahkan, apalagi setelah penerbangan jauh. Bagi jemaah lanjut usia, memangkas antrean itu bisa sangat membantu menjaga stamina di awal perjalanan ibadah.

Karena jemaah Gorontalo masih transit di Makassar, koordinasi antarprovinsi menjadi kunci. Keluarga jemaah juga bisa membantu dengan memastikan dokumen perjalanan lengkap sebelum berangkat.

2 min read