KRI Teluk Banten 516 membuka kesempatan bagi warga Gorontalo untuk melihat langsung kapal perang milik TNI AL. Jelang HUT ke-80 RI, kapal yang bersandar di Pelabuhan Gorontalo ini menggelar open ship selama dua hari.

Open ship dibuka pada Kamis, 7 Agustus 2025, pukul 08.00–16.00 Wita, dan Jumat, 8 Agustus 2025, pukul 08.00–11.00 Wita.

Open ship KRI Teluk Banten 516 untuk umum

Danlanal Gorontalo Letkol Laut (P) Hanny Chandra Sukman mengajak warga, termasuk pelajar, untuk datang.

“Silakan masyarakat, termasuk pelajar SD, SMP, dan SMA, datang langsung. Tidak perlu daftar, cukup sampaikan izin ingin melihat kapal perang,” ujarnya.

Pengunjung wajib mematuhi tata tertib, misalnya tidak berdiri terlalu dekat dengan pagar kapal.

Pelindo siapkan dermaga

PT Pelindo Regional 4 Gorontalo menyatakan siap mendukung kegiatan ini, mulai dari kesiapan dermaga, alur sandar, hingga koordinasi keamanan.

Pelindo berkoordinasi dengan TNI AD, TNI AL, KSOP, dan Kepolisian Pelabuhan Gorontalo agar proses sandar, debarkasi personel, dan logistik berjalan tertib.

“PT Pelindo Regional 4 Gorontalo siap mendukung penuh kegiatan TNI AD yang bersinergi dengan kedatangan KRI Teluk Banten 516. Semua unit operasional telah disiapkan untuk memastikan kelancaran dan keamanan selama kapal bersandar di pelabuhan,” ujar General Manager Pelabuhan Gorontalo Hardin Hasjim.

Bawa pulang 450 prajurit Yonif 715

KRI Teluk Banten juga mengangkut 450 prajurit Yonif 715/Motuliato Gorontalo yang baru menyelesaikan tugas pengamanan perbatasan RI–Papua Nugini selama 12 bulan.

“Kepulangan kalian adalah kebanggaan bukan hanya bagi satuan tetapi juga bagi rakyat dan negara,” ucap Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang saat menyambut para prajurit.

Menurut Danrem, tugas di perbatasan Papua menuntut ketangguhan fisik dan mental di tengah medan berat dan ancaman kelompok bersenjata. “Kalian tetap tampil sebagai prajurit profesional dan humanis,” ujarnya.

Kedatangan kapal perang ini juga menjadi pengalaman langka bagi pelajar Gorontalo, yang bisa melihat dari dekat alutsista kebanggaan negara.

Bagi keluarga para prajurit, kedatangan kapal ini tentu menjadi momen yang paling ditunggu setelah setahun berpisah.

2 min read