Tiga model cilik Gorontalo tampil di Indonesia Fashion Week (IFW) 2025 di Jakarta Convention Center (JCC) pada Rabu, 28 Mei 2025. Mereka adalah Alfia Dwiputri Humolungo (17), Zahra Mentari Ishak (12), dan Khansa Lathifah Seban (10).

Ketiganya mewakili Dekranasda Provinsi Gorontalo dan membawakan koleksi busana dari desainer TeThuna dan House of Abhiee. Ini menjadi penampilan perdana model cilik Gorontalo di panggung IFW.

Tiga model cilik Gorontalo kenalkan Karawo

Abidin A. Ishak dari House of Abhiee menjelaskan, keterlibatan anak-anak ini bukan sekadar soal tampil di panggung.

“Melibatkan anak-anak sebagai model bukan semata untuk mencari perhatian, tetapi sebagai wadah edukasi sekaligus promosi budaya. Ini bagian dari upaya memperkenalkan dan menumbuhkan kecintaan terhadap Karawo sejak dini,” ujarnya melalui WhatsApp pada Sabtu, 31 Mei 2025.

Koleksi yang dibawakan

Zahra membawakan koleksi semiformal karya House of Abhiee yang menonjolkan kain Karawo. Khansa dan Alfia mengenakan koleksi Buhuta Walama rancangan Tethuna. Koleksi ini juga menampilkan motif Karawo yang khas.

Kehadiran anak-anak di panggung nasional memberi wajah baru bagi Karawo. Wastra yang selama ini identik dengan busana orang dewasa kini tampil segar di tubuh generasi muda.

Sekolah tetap nomor satu

Meski tampil di acara nasional, Abidin menegaskan pendidikan tetap prioritas bagi para model cilik. Mereka tetap bersekolah seperti biasa.

“Bahkan salah satunya saat ini sedang menunggu pengumuman kelulusan. Ke depan, kami juga telah mempersiapkan partisipasi di agenda fashion berikutnya pada bulan September mendatang, yang kembali memberi ruang bagi penampilan anak-anak,” tambah Abidin.

Karawo mulai digemari anak-anak

Abidin berharap ajang seperti ini menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap warisan budaya daerah.

“Sekarang Karawo sudah mulai digemari kalangan anak-anak. Harapan kami, lewat peragaan ini, mereka bisa lebih mengenal dan mencintai Karawo sebagai identitas budaya Gorontalo,” pungkasnya.

Keterlibatan anak-anak juga membuka jalan regenerasi, karena generasi yang mengenal Karawo sejak kecil lebih mungkin ikut menjaganya kelak.

Bagi Alfia, Zahra, dan Khansa, panggung IFW bisa menjadi pengalaman berharga sekaligus kebanggaan membawa nama Gorontalo di tingkat nasional.

2 min read