Gusnar Ismail, Gubernur Gorontalo, membagikan kenangan terakhirnya bersama almarhum Rachmat Gobel dalam doa bersama dan tahlilan di aula rumah jabatan gubernur pada Senin, 13 Juli 2026. Rachmat Gobel, Anggota DPR RI asal Gorontalo, wafat beberapa hari sebelumnya.

Gusnar mengaku sangat kehilangan. Ia menyebut almarhum sebagai sosok panutan yang membuat siapa pun merasa nyaman.

Disiplin sampai pesawat terbang

Pertemuan terakhir keduanya terjadi saat PENAS Petani dan Nelayan di Limboto. Yang paling membekas bagi Gusnar adalah kedisiplinan Rachmat Gobel.

“Beliau sangat disiplin dan itu saya lihat saat kami mengantar Bapak Presiden Prabowo ke bandara. Ketika bapak presiden sudah masuk pesawat dan pintunya tertutup, semua pengantar mundur ke belakang. Beliau sendiri yang masih berdiri menunggu pergerakan pesawat di runway. Kemudian beliau mengajak dan memeluk saya sambil berkata biar pesawatnya terbang dulu baru kita masuk,” kenang Gusnar.

Telepon empat hari sebelum wafat

Momen berikutnya terjadi pada Selasa malam, 7 Juli 2026, empat hari sebelum Rachmat Gobel wafat. Gusnar menerima telepon dari Berlian Helmy, Duta Besar Indonesia untuk Azerbaijan.

“Saat saya berbicara dengan pak Berlian, saya mendengar suara pak Rachmat. Akhirnya telepon diserahkan ke pak Rachmat untuk berbicara dengan saya. Beliau bilang ke saya, pak Berlian itu teman akrabnya dan baru ini ketemu. Lanjut beliau ngomong mungkin ini pertemuan pertama dan terakhir dengan pak Berlian,” ungkap Gusnar.

Kalimat itu kini terasa berbeda bagi Gusnar setelah kabar duka datang.

Ajakan Gusnar Ismail untuk meneladani

Gusnar mengajak warga meneladani sikap dan perilaku almarhum.

“Beliau adalah sosok panutan. Saya menganjurkan kita semua untuk meneladani sikap dan perilaku beliau. Semoga doa yang kita panjatkan akan semakin mempermudah jalan almarhum untuk menghadap Allah SWT,” pungkas Gusnar.

Warisan sikap

Cerita kecil seperti menunggu pesawat benar-benar terbang menunjukkan karakter seseorang lebih jelas dari pidato panjang. Bagi warga Gorontalo, kenangan itu menjadi pengingat bahwa disiplin dan rasa hormat bisa ditunjukkan lewat hal sederhana.

Tahlilan di rumah jabatan gubernur itu juga menjadi ruang bagi pejabat dan warga Gorontalo untuk bersama-sama mendoakan putra daerah yang telah berpulang.

2 min read