Motabi Kambungu, program unggulan Pemerintah Kabupaten Gorontalo Utara, mendapat apresiasi Gubernur Gusnar Ismail. Pujian itu ia sampaikan saat menghadiri Motabi Kambungu Akbar di Kecamatan Monano pada Selasa, 17 Februari 2026.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan pasar murah dan pencanangan HUT ke-19 Gorontalo Utara.
Pemerintah datang ke warga
Motabi Kambungu mendekatkan pemerintah dengan warga lewat pelayanan langsung di tingkat desa dan kecamatan. Warga tidak perlu jauh-jauh ke kantor dinas untuk mengurus keperluannya.
“Motabi Kambungu adalah inovasi pelayanan publik yang menghadirkan pemerintah langsung ke tengah masyarakat, sehingga warga tidak perlu datang ke kantor-kantor yang jauh dari tempat tinggalnya, model pelayanan seperti ini patut menjadi contoh bagi daerah lain,” ungkap Gusnar.
Motabi Kambungu satukan 117 kegiatan
Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu menjelaskan Motabi Kambungu berjalan sejak 2022 sebagai strategi efisiensi dan percepatan pelayanan. Program ini menyatukan 117 kegiatan dari 33 OPD dan 12 instansi vertikal.
“Motabi Kambungu memiliki spirit mencintai kampung sendiri, sehingga seluruh jajaran pemerintah turun langsung melayani masyarakat. Melalui sinergi ini, pelayanan menjadi lebih efektif, efisien, dan menjangkau seluruh wilayah,” ujar Thariq.
Selama tiga hari kegiatan, lebih dari seribu warga menerima layanan administrasi, perizinan, keuangan, dan perpajakan. Strategi jemput bola ini memangkas waktu, biaya, dan jarak tempuh warga.
Pasar murah jelang Ramadan
Di lokasi yang sama, Pemprov Gorontalo menggelar pasar murah menjelang Ramadan. Paket sembako senilai Rp250 ribu bisa ditebus hanya Rp90 ribu, dan warga juga bisa berbelanja sesuai kebutuhan.
Kenapa model ini layak ditiru
Gorontalo Utara punya wilayah yang luas dengan desa-desa yang berjauhan. Bagi warga di pelosok, ongkos dan waktu perjalanan ke ibu kota kabupaten bisa sangat memberatkan.
Warga lansia dan mereka yang tidak punya kendaraan paling merasakan manfaatnya. Dengan pelayanan jemput bola, urusan seperti dokumen kependudukan, izin, atau pajak bisa selesai dalam satu hari di dekat rumah. Nama Motabi Kambungu sendiri membawa semangat mencintai kampung, dan konsepnya memang menempatkan warga kampung sebagai pusat pelayanan.




