GU

Nama User

user@email.com

Chat

Web Category

Jelajahi Gorontalo

KesehatanPemerintahanPerikananSelasa, 21 April 2026

Dari Rumah Sakit hingga Desa, Wagub Idah Tekankan Penguatan Layanan KIA

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada pertemuan koordinasi program pelayanan kesehatan yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (21/4/2026).…

Dari Rumah Sakit hingga Desa, Wagub Idah Tekankan Penguatan Layanan KIA

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie saat memberikan sambutan pada pertemuan koordinasi program pelayanan kesehatan yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (21/4/2026). Foto – Nova Diskominfotik. Kota Gorontalo, Kominfotik – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan pentingnya penguatan layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) secara menyeluruh, mulai dari rumah sakit hingga tingkat desa, sebagai langkah strategis menekan angka kematian ibu dan anak yang terus meningkat di awal tahun 2026. Penegasan tersebut disampaikan dalam pertemuan koordinasi program pelayanan kesehatan yang digelar di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (21/4/2026), yang dihadiri oleh jajaran Dinas Kesehatan, direktur rumah sakit, serta perwakilan BPJS Kesehatan Cabang Gorontalo. Menurut Wagub Idah, penguatan layanan KIA tidak cukup hanya dilakukan di fasilitas kesehatan rujukan, tetapi juga harus dimulai dari tingkat desa melalui pendataan dan pemantauan ibu hamil secara aktif. Hal ini dinilai penting mengingat angka kematian ibu dan anak di Gorontalo telah mencapai 17 kasus sejak Januari hingga April 2026, mendekati ambang batas maksimal tahunan. “Hari ini kita memperingati Hari Kartini, tapi ternyata kita perempuan-perempuan Indonesia, khususnya Gorontalo, belum merdeka. Masih prihatin, dari kasus Januari sampai April, ada 17 kasus kematian ibu dan anak di Provinsi Gorontalo. Padahal maksimal itu 20 kasus per tahun,” ujar Idah. Ia menilai kondisi tersebut menjadi peringatan serius bahwa kualitas dan akses layanan kesehatan, khususnya bagi perempuan dan anak, masih perlu diperkuat secara menyeluruh, terutama di wilayah pinggiran. Lebih lanjut, Wagub Idah menekankan pentingnya evaluasi terhadap setiap kasus kematian yang terjadi dengan melibatkan pemerintah desa dan Tim Penggerak PKK sebagai ujung tombak pendataan di lapangan. “Saya minta setiap ada kasus kem

Politik & PemerintahanKota GorontaloPemprov Gorontalo
Bagikan:𝕏FacebookWhatsApp

Komentar

Komentar dinonaktifkan untuk artikel ini.

Baca Juga

Dari Rumah Sakit hingga Desa, Wagub Idah Tekankan Penguatan Layanan KIA | Gorontalo Unite | Gorontalo Unite