Malam ke-15 Ramadan di Kelurahan Molosipat, Kecamatan Kota Barat, kembali hidup dengan gelaran Festival Pawai Obor dan Karnaval Budaya pada Sabtu (15/3). Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, acara yang digagas para pemuda setempat ini telah bertransformasi menjadi agenda rutin yang dinanti, bahkan dihadiri langsung oleh Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Tidak hanya menyuguhkan karnaval obor yang meriah, panitia juga membagikan ribuan porsi kolak gratis kepada warga dan pengunjung, menjadikan malam tersebut sebagai ruang berbagi yang hangat di tengah bulan suci.
Wagub Idah Syahidah mengapresiasi konsistensi pemuda Molosipat yang selalu menggelar acara ini setiap tanggal 15 Ramadan. Menurutnya, festival ini bukan sekadar hiburan, tapi juga penggerak ekonomi karena melibatkan pelaku UMKM lokal. Ia mendorong kelurahan lain untuk mencontoh inisiatif positif ini dan meminta pemerintah terus mendukung kreativitas pemuda. Dukungan penuh dari Pemprov Gorontalo menjadi sinyal bahwa kegiatan berbasis komunitas seperti ini diakui sebagai bagian dari strategi pariwisata dan pemberdayaan ekonomi daerah.
Ketua Panitia Safrin Aditya Ladiku mengungkapkan bahwa tahun ini ada peningkatan signifikan dalam partisipasi. Selain pemuda, anak-anak TPQ, remaja masjid, dan Majelis Taklim di Kota Barat turut terlibat aktif, menunjukkan bahwa festival ini telah menjadi milik bersama lintas generasi. Kolaborasi antara pemuda, masyarakat, dan lembaga keagamaan menciptakan ekosistem kegiatan yang inklusif dan berkelanjutan. Bagi siapa pun yang hadir, festival ini adalah bukti bahwa mengisi Ramadan dengan kegiatan positif tidak harus kaku; bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan, menghidupkan tradisi, sekaligus memperkuat solidaritas sosial dan ekonomi lokal
