Rania Riris Ismail langsung bekerja di hari pertamanya sebagai Komisaris Bank SulutGo. Ia memimpin Rapat Perdana Komite Audit yang baru dibentuk, dengan fokus mengkaji data dan fakta di balik Laporan Kinerja Bank SulutGo tahun 2025.
Rapat ini menjadi awal babak baru penguatan tata kelola bank milik daerah tersebut. Riris ditunjuk untuk membawahi dan memimpin komite strategis itu.
Komite Audit Bank SulutGo di bawah Riris
Penunjukan Riris disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Bank SulutGo menyebut langkah ini bagian dari komitmen meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.
Riris dinilai punya rekam jejak di bidang audit dan manajemen risiko sektor keuangan. Pengalaman itu kini diuji lewat tugas pengawasan di Komite Audit.
Rapat perdana ini sekaligus menandai dimulainya fungsi pengawasan Komite Audit secara aktif dan intensif di bank tersebut.
Agenda rapat perdana
Rapat ini membedah data dan fakta yang dipakai sebagai bahan Laporan Kinerja Bank SulutGo 2025. Semua bahan dikumpulkan lalu dikaji satu per satu.
Fokusnya memastikan laporan itu akurat, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil maupun regulasi yang berlaku.
Pertemuan ini disebut sebagai langkah proaktif pertama. Tujuannya agar informasi yang dipakai dalam perencanaan dan pelaporan kinerja 2025 benar-benar kuat, valid, dan bisa dipertanggungjawabkan.
Kenapa Komite Audit penting?
Dalam sebuah bank, Komite Audit punya peran krusial. Tugasnya mengawasi kualitas pelaporan keuangan dan memastikan pengendalian internal berjalan efektif.
Dengan komite ini aktif sejak awal, Bank SulutGo berharap bisa memperkuat fondasi tata kelola dan menemukan area yang perlu diperbaiki lebih dini.
Ujungnya, bank berharap kinerjanya tetap sehat dan berkelanjutan, sehingga kontribusinya bagi perekonomian Sulawesi Utara dan Gorontalo makin besar.
Langkah cepat di hari pertama ini juga memberi sinyal bahwa pengawasan akan dimulai dari hal paling mendasar: memastikan angka dan fakta dalam laporan bisa dipercaya.
Bagi publik, rapat perdana ini menjadi gambaran awal cara kerja Riris setelah penunjukannya sempat menuai sorotan. Hasil pengawasan Komite Audit ke depan akan menjadi ukuran yang lebih konkret.

