UMKM Street Food membuat malam Minggu di Kota Gorontalo terasa berbeda pada Sabtu, 9 Mei 2026. Ratusan tenda berjejer di sepanjang Jalan Nani Wartabone dan sebagian Jalan HB Jassin, mulai dari samping Rumah Dinas Gubernur hingga depan McDonald’s.

Aroma makanan dan kopi bercampur dengan alunan live music. Warga datang bersama keluarga, pasangan, dan teman, sebagian juga dari luar daerah.

Konsep UMKM Street Food

Program ini digagas Wali Kota Gorontalo Adhan Dambea. Kepala Dinas Ketenagakerjaan, Koperasi dan UKM Kota Gorontalo, Muttaqin Adam, menyebutnya sebagai upaya menggerakkan ekonomi sekaligus menghidupkan malam di pusat kota.

“Jadi hari ini kegiatan Pemerintah Kota Gorontalo, inisiasi Pak Wali dalam rangka inovasi bagi para pelaku UMKM sekaligus menghidupkan kembali rutinitas malam yang ada di Kota Gorontalo agar masyarakat bisa menghidupkan lagi Kota Gorontalo biar lebih semarak lagi di malam hari,” ujarnya.

Sekitar 300 pelaku UMKM ikut serta, mulai dari penjual makanan, minuman, kopi, hingga komunitas kreatif.

Bukan cuma kuliner

Selain jajanan, pengunjung bisa menikmati live music, layanan administrasi keliling seperti pengurusan KTP, taman bacaan dari Dinas Kearsipan, dan komunitas pecinta hewan.

Pemkot juga menerapkan rekayasa lalu lintas. Satpol PP dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk pengamanan dan mengantisipasi kemacetan.

“Melihat animo masyarakat yang luar biasa ini, tidak menutup kemungkinan kegiatan seperti ini nantinya bisa menjadi agenda rutin, baik mingguan maupun bulanan,” tambah Muttaqin.

Kata pengunjung dan pedagang

Jen Akib (65), warga asal Gorontalo yang lama menetap di Manado, datang setelah membaca informasinya di media online.

“Ini sangat positif, sangat bagus, dan saya lihat banyak yang suka. Buktinya ramai seperti ini,” ujarnya. Ia menilai acara ini memberi suasana baru bagi kota yang biasanya sepi di malam hari.

Iat Moronggu (18), pemilik booth De’ Lasiostas Coffee binaan Bank Indonesia, merasa usaha kecil seperti miliknya mendapat perhatian.

“Kami merasa lebih diperhatikan karena adanya event ini,” katanya. Ia berharap ke depan zona kopi dan makanan dipisah agar pengunjung lebih nyaman berjalan.

Kalau jadi agenda rutin

Konsep street food malam sudah lama sukses di banyak kota. Kalau digelar rutin, acara ini bisa jadi tujuan nongkrong baru anak muda Gorontalo sekaligus panggung bagi wirausaha pemula.

Tantangannya adalah menjaga kebersihan, penataan parkir, dan kenyamanan warga yang tinggal di sekitar lokasi.

2 min read