101 sapi kurban disembelih di Desa Pantungo, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, pada Kamis, 28 Mei 2026. Kurban ini diinisiasi keluarga pengusaha lokal Haji Sennang dan disebut sebagai salah satu pelaksanaan kurban terbesar di Gorontalo tahun ini.
Selain sapi, panitia juga menyembelih empat ekor kambing. Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie hadir menyaksikan penyembelihan dan pembagian daging.
Haji Sennang: dari 65 menjadi 101 sapi kurban
Idah mengapresiasi konsistensi keluarga Haji Sennang yang jumlah kurbannya terus bertambah.
“Terima kasih kepada keluarga Pak Haji Sennang yang telah mengundang saya dalam rangkaian penyembelihan kurban sebanyak 101 ekor sapi yang dilaksanakan di tempat yang sama. Ini memberikan dampak kepada masyarakat, di mana mereka yang belum tersentuh bisa ikut merasakan manfaatnya. Tahun lalu 65 ekor, sekarang 101 ekor. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi,” ujar Idah.
8.500 kupon ke seluruh Gorontalo
Perwakilan penyelenggara, Rosdiana Sennang, menyebut 8.500 kupon daging kurban telah dibagikan ke seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Gorontalo. Kupon itu juga disertai hadiah undian umrah bagi penerima.
Kurban ini sudah rutin digelar sekitar 10 tahun dengan jumlah hewan yang berbeda-beda. Tahun ini untuk pertama kalinya jumlah sapi melampaui 100 ekor.
Dampak ekonomi
Menurut Idah, kegiatan ini juga menggerakkan ekonomi. Banyak orang terlibat, mulai dari ustaz, tukang potong, relawan pengemas, petugas keamanan, hingga UMKM penyedia konsumsi.
Tanpa perlu diekspos
Idah berharap kepedulian ini menginspirasi pengusaha lain di Gorontalo.
“Luar biasa sekali, ada seorang pengusaha yang melaksanakan kegiatan ini dengan tulus tanpa perlu diekspos. Justru masyarakat yang kemudian menyebarluaskan kebaikan tersebut. Ini sudah menjadi kebiasaan beliau dan keluarga selama bertahun-tahun dan tentu dapat menjadi teladan bagi pengusaha-pengusaha lain di Provinsi Gorontalo,” tambahnya.
Semangat berbagi di Iduladha
Kurban dalam jumlah besar seperti ini membantu warga yang jarang makan daging merasakan hidangan istimewa di hari raya. Distribusi lewat kupon juga membuat pembagian lebih tertib.
Bagi anak muda, kisah ini menunjukkan bahwa kesuksesan usaha bisa diwujudkan menjadi manfaat sosial yang terasa luas, dimulai dari kebiasaan berbagi yang dijaga bertahun-tahun.

