Bedah jantung terbuka untuk pertama kalinya berhasil dilakukan di RSUD Prof. Aloei Saboe (RSAS) Kota Gorontalo. Operasi ini dikerjakan tim dokter RSAS bersama dokter dari RS Jantung Harapan Kita, Jakarta.
Keberhasilan itu menjadi kabar baik bagi warga Gorontalo. Pasien jantung yang butuh operasi besar kini tidak harus selalu dirujuk ke luar daerah.
Gusnar Ismail jenguk pasien bedah jantung terbuka
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjenguk pasien pascaoperasi di RSAS pada Ahad, 14 Desember 2025. Ia menyebut kondisi pasien baik dan sudah bisa diajak berbicara.
“Tadi saya barusan meninjau pasien pasca bedah jantung terbuka, yang dilaksanakan oleh tim dokter RSUD Aloei Saboe bekerjasama dengan dokter dari RS Jantung Harapan Kita dari Jakarta. Alhamdulillah pasiennya sekarang dalam keadaan baik dan tadi sempat berkomunikasi dengan saya,” ungkap Gusnar.
Menurut Gusnar, capaian ini sekaligus menjadi kado untuk Provinsi Gorontalo yang berusia 25 tahun.
Tidak lagi dirujuk ke Harapan Kita
Pemerintah, kata Gusnar, ingin mendekatkan layanan kesehatan kepada warga, termasuk layanan jantung dan stroke.
“Artinya kalau ada yang mau operasi bedah jantung, kini tidak lagi di rujuk di RS Jantung Harapan Kita, tapi sekarang sudah bisa dilakukan di Gorontalo,” ujarnya.
Bagi keluarga pasien, ini berarti biaya perjalanan, penginapan, dan waktu tunggu bisa jauh berkurang.
Menkes dijadwalkan meninjau
Keberhasilan ini menarik perhatian Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Menurut Gusnar, Menkes dijadwalkan meninjau fasilitas bedah jantung RSAS dan menemui pasien.
“InsyaAllah besok (hari ini,red) juga akan ditinjau oleh pak Menteri Kesehatan. Karena ini merupakan program nasional yang diprogramkan oleh pak presiden Prabowo, agar setiap rumah sakit di Provinsi itu harus bisa memiliki fasilitas pelayanan untuk melakukan operasi bedah jantung terbuka,”tandas Gusnar Ismail.
RSAS sebagai rujukan regional
Sebagai rujukan regional, RSAS terus melengkapi fasilitasnya dari tahun ke tahun. Hadirnya layanan bedah jantung menjadi salah satu lompatan terbesarnya.
Langkah berikutnya adalah memastikan layanan ini berjalan rutin, bukan hanya berhenti pada operasi perdana.




