Edukasi HIV-AIDS digelar untuk ratusan siswa SMA Negeri 1 Tilango, Kabupaten Gorontalo, pada Selasa, 9 Juni 2026. Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, yang juga Ketua Pelaksana Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Gorontalo, membuka langsung kegiatan ini.

Hadir pula Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo dr. Anang S. Otoluwa dan jajaran KPA Provinsi.

Kasus masih naik, termasuk di usia muda

Idah menyebut kasus HIV-AIDS di Gorontalo masih menunjukkan tren meningkat setiap tahun, termasuk di kalangan usia muda. Karena itu, edukasi di sekolah dinilai penting.

Berdasarkan validasi data Oktober 2025, Dinas Kesehatan dan KPA mencatat 1.455 kasus HIV-AIDS, terdiri atas 850 kasus HIV dan 605 kasus AIDS.

Pesan untuk pelajar

“Kalian masih memiliki masa depan yang panjang. Jangan rusak masa depan itu dengan perilaku yang dapat merugikan diri sendiri. Jauhi seks bebas, narkoba, dan berbagai bentuk pergaulan yang berisiko. Jagalah kesehatan dan masa depan kalian mulai dari sekarang,” ujar Idah.

Ia menegaskan HIV-AIDS bisa menyerang siapa saja, sehingga warga perlu memahami faktor risiko penularan dan menerapkan pola hidup sehat.

Anggaran turun dari Rp1 miliar ke Rp250 juta

Idah mengungkap anggaran penanggulangan HIV-AIDS terus menyusut. Meski begitu, KPA tetap berinovasi, termasuk lewat sosialisasi di media sosial.

“Jika sebelumnya program penanggulangan HIV-AIDS memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp1 miliar setiap tahun sejak 2010, dalam beberapa tahun terakhir anggaran tersebut mengalami penurunan hingga tersisa sekitar Rp250 juta. Meski demikian, pemerintah tidak berhenti melakukan berbagai langkah sosialisasi. Ini sudah menjadi komitmen kami,” tegasnya.

Yang perlu diketahui remaja

HIV menular lewat hubungan seksual berisiko, jarum suntik bergantian, dan dari ibu ke bayi. HIV tidak menular lewat bersalaman, makan bersama, atau duduk berdekatan.

Tes HIV bisa dilakukan di puskesmas secara rahasia. Kalau kamu punya pertanyaan, bertanya ke tenaga kesehatan jauh lebih aman daripada mencari jawaban dari sumber yang tidak jelas di internet. Menghindari stigma terhadap orang dengan HIV juga bagian dari pencegahan, karena stigma membuat orang takut memeriksakan diri.

2 min read