Labkesmas Provinsi Gorontalo atau Laboratorium Kesehatan Masyarakat resmi beroperasi setelah diresmikan Gubernur Gusnar Ismail pada Rabu, 21 Januari 2026.
Di acara yang sama, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Provinsi Gorontalo juga memulai gerakan infak di kalangan ASN-nya.
Menurut klasifikasi Kemenkes, fasilitas ini masuk kategori tier 3. Artinya, Gorontalo kini punya laboratorium kesehatan milik provinsi yang siap melayani pemeriksaan untuk kebutuhan publik.
Tiga permintaan untuk Labkesmas Provinsi Gorontalo
Gusnar menekankan kualitas layanan sebagai kunci. Ada tiga hal yang ia minta.
“Kita memang tidak bisa menghindarkan diri, pelayanan kesehatan termasuk pelayanan laboratorium itu berurusan dengan pertolongan bisnis. Kalau kita pertolongan bisnis, maka kata kuncinya adalah kualitas pelayanan. Oleh sebab itu, pelayanan di labkesmas ini, saya minta agar supaya diperhatikan dengan baik, terutama, ini terutama, kecepatan,” jelas Gusnar.
“Kedua ketepatan, dan ketiga, kalau boleh harganya lebih murah dari poli atau dari klinik-klinik yang biasa. Karena mereka sudah lihat ini kementerian kesehatan, berarti ini pemerintah provinsi,” lanjutnya.
Ia juga meminta laporan pembangunan dan pengoperasian Labkesmas disusun lengkap, sebagai dasar untuk memperkuat dukungan dari pemerintah pusat.
Baru satu lantai
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan KB Provinsi Gorontalo, Anang Otoluwa, menyebut gedung yang diresmikan baru lantai satu dari rencana dua lantai.
“Jadi yang kita resmikan saat ini baru satu lantai, kurang lebih membutuhkan anggaran sekitar Rp15 miliar. Untuk lantai dua diperkirakan sudah diusulkan ke Kementerian Kesehatan sebesar 17 miliar. Akan tetapi tahun 2026 ini Gorontalo belum menjadi lokus untuk pembangunan Labkesmas, Jadi Insya Allah kita usulkan di 2027 nanti,” ungkap Anang.
Dengan pengembangan lanjutan, Labkesmas ditargetkan bisa melayani pemeriksaan yang lebih lengkap dan kompleks.
Apa manfaatnya bagi warga?
Laboratorium kesehatan masyarakat berperan dalam pemeriksaan sampel untuk kebutuhan kesehatan publik. Jika layanannya cepat dan terjangkau, warga punya pilihan pemeriksaan yang lebih dekat dan lebih murah.
Gusnar juga mengingatkan seluruh jajaran untuk merawat fasilitas ini agar manfaatnya terasa dalam jangka panjang, bukan hanya di hari peresmian.




