Pangdam XIII/Merdeka Mayjen TNI Mirza Agus meninjau kawasan tambang Pani Gold Mine di Kabupaten Pohuwato pada Sabtu, 24 Januari 2026. Dari pantauan drone, ia menemukan kerusakan lahan yang cukup serius di wilayah yang berbatasan langsung dengan area perusahaan.

Kunjungan kerja ini bertujuan melihat langsung operasional perusahaan dan memastikan tata kelola lingkungan berjalan sesuai prinsip pertambangan yang baik atau Good Mining Practice.

Mirza disambut Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke Abidin. Turut mendampingi, Danrem 133/Nani Wartabone Brigjen TNI Hardo Sihotang serta Dandim 1313/Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana.

Pantauan dari view point dan drone

Rombongan meninjau kawasan dari titik ketinggian atau view point. Di sana, Pangdam menerima paparan soal tata letak tambang, mulai dari pembagian zonasi, metode konstruksi tambang, sampai aktivitas operasional yang sedang berjalan.

Untuk melihat gambaran utuh, rombongan juga memakai drone. Dari situ terlihat degradasi lahan yang cukup signifikan di luar batas operasional perusahaan.

“Kerusakan lahan di luar area perusahaan ini cukup serius karena tidak dikelola dengan standar lingkungan yang seharusnya. Kondisi seperti ini harus menjadi perhatian kita bersama,” ujar Mirza saat berdialog dengan manajemen.

Pengelolaan di dalam area Pani Gold Mine

Sebaliknya, pemantauan di dalam kawasan Pani Gold Mine menunjukkan aktivitas tambang berjalan konsisten sesuai Good Mining Practice dan tata kelola lingkungan yang baik.

Praktik tambang yang terstandar ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kawasan, sekaligus menjadi contoh pengelolaan lingkungan yang bertanggung jawab.

Mirza pun memberi apresiasi atas komitmen perusahaan menjaga lingkungannya. “Kunjungan ini dilakukan untuk memperkuat sinergi sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan. Saya mengapresiasi Pani Gold Mine yang telah mengelola lingkungannya secara baik dan profesional di dalam area operasionalnya,” tutupnya.

Temuan soal lahan rusak di sekitar area tambang ini menjadi catatan penting dari kunjungan tersebut. Pangdam menegaskan kondisi itu perlu menjadi perhatian bersama, karena lahan di luar area perusahaan tidak dikelola dengan standar lingkungan yang semestinya.

Kunjungan ini sekaligus memperlihatkan kontras yang jelas: area yang dikelola dengan standar terlihat terjaga, sementara wilayah di sekitarnya menyimpan masalah lingkungan yang perlu ditangani.

2 min read