Cinta abadi BJ Habibie kepada sang istri Hasri Ainun Besari menemukan epilog haru ketika pemerintah memutuskan memakamkan almarhum tepat di samping pusara Ainun di TMP Kalibata. Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengonfirmasi bahwa slot 120-121 telah disiapkan sesuai permintaan almarhum semasa hidup. BJ Habibie tutup usia pada Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB di RSPAD Gatot Subroto akibat gagal jantung dan faktor usia, setelah dirawat intensif sejak 1 September 2019. Keinginan untuk beristirahat berdampingan dengan belahan jiwanya menjadi testament terakhir seorang manusia yang sepanjang hidupnya dikenal karena ketulusan cintanya.

Pemakaman di samping Ainun bukan sekadar pemenuhan wasiat, tetapi simbolisasi narasi cinta yang telah menginspirasi jutaan orang Indonesia. Di Kalibata, dua nisan akan berdiri bersisian sebagai pengingat abadi bahwa di balik pencapaian teknologi dan kepemimpinan negara, ada hati yang selalu pulang pada cinta pertamanya. Bagi masyarakat Gorontalo dan Indonesia, perpisahan ini menyakitkan, namun knowing bahwa Eyang Habibie kini bersatu kembali dengan Ainun memberikan kelegaan batin bahwa perjalanan panjangnya berakhir dalam pelukan kasih yang tak pernah putus.

Pemakaman BJ HabibieAinun HabibieTMP KalibataCinta SejatiBerita Duka
FacebookThreadsWhatsAppX
1 min read