PESONA SERLIGO 2026 resmi ditutup pada Senin, 22 Juni 2026, dengan capaian yang melonjak. Transaksi produk UMKM dan usaha syariah sejak pembukaan hingga penutupan mencapai Rp1.669.386.000, naik 41,7 persen dibanding pelaksanaan sebelumnya.
PESONA SERLIGO adalah singkatan dari Pekan Ekonomi Syariah Gorontalo dan Sinergi Akselerasi Digitalisasi Gorontalo. Tahun ini, acara ini digelar untuk mendukung PENAS KTNA XVII.
Pengunjung PESONA SERLIGO 2026 melonjak
Jumlah pengunjung stan UMKM mencapai 27.306 orang, naik hingga 300 persen dibanding tahun sebelumnya.
Selain transaksi langsung, realisasi business matching mencapai Rp3.695.500.000. Rinciannya, business matching penjualan syariah antara satu agregator dan empat UMKM/PUS senilai Rp320 juta.
Ada juga business matching pembiayaan syariah antara tiga lembaga keuangan syariah dan tujuh UMKM/PUS senilai Rp3.375.500.000, di sektor olahan pangan dan kerajinan.
Kata BI Gorontalo
Kepala Perwakilan BI Provinsi Gorontalo Bambang Setya Permana menilai hasil ini membuktikan kolaborasi ekonomi syariah, UMKM, dan digitalisasi bisa memberi dampak yang terukur.
“PESONA SERLIGO 2026 menunjukkan bahwa kolaborasi ekonomi syariah, UMKM dan digitalisasi dapat menghasilkan dampak yang terukur. UMKM tidak hanya memperoleh ruang promosi, tetapi juga terhubung dengan pasar, pembiayaan, layanan halal dan transaksi digital yang lebih luas,” ujarnya.
Menurut Bambang, acara ini juga bersinergi dengan TPID lewat Gerakan Pangan Murah (GPM), sehingga warga bisa membeli bahan pangan dengan harga terjangkau.
Talkshow sampai QRIS Jelajah Indonesia
Selain business matching, ada talkshow, lomba, showcasing UMKM, dan bedah buku bersama penulis nasional. Saat penutupan, BI Gorontalo juga meluncurkan QRIS Jelajah Indonesia untuk memperluas pemakaian QRIS.
Penutupan dihadiri Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Habibie, unsur Pemkab Gorontalo, dan perwakilan BI Gorontalo. Penyanyi religi Opick ikut memeriahkan suasana.
Taman Budaya Limboto tetap ramai
Meski acara sudah ditutup, area Taman Budaya Limboto tetap dibuka sebagai ruang kebersamaan selama PENAS KTNA XVII.
“Meski PESONA SERLIGO 2026 telah resmi ditutup, area Taman Budaya Limboto tetap menjadi ruang kebersamaan masyarakat selama rangkaian PENAS KTNA XVII berlangsung. Masyarakat dapat menikmati wisata kuliner, pagelaran seni budaya, serta berbagai layanan konsultasi yang tetap tersedia sebagai bagian dari dukungan terhadap akselerasi ekonomi syariah dan digital di Gorontalo,” ucap Bambang.




