Kabar duka yang ditunggu-tunggu dengan cemas akhirnya dikonfirmasi langsung oleh putra BJ Habibie, Thareq Habibie, pada Rabu (11/9/2019). Ia menyatakan bahwa sang ayah meninggal dunia karena faktor usia yang sudah menua dan mengalami gagal jantung. "Almarhum ayah saya meninggal karena sudah menua dan mengalami gagal jantung," ujar Thareq singkat namun jelas, mengakhiri spekulasi mengenai kondisi kesehatan presiden ke-3 RI yang dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak 1 September 2019. Pernyataan keluarga ini memberikan kepastian bagi publik yang telah menanti kabar dengan penuh harap dan doa.

Konfirmasi dari keluarga menjadi penutup dari rangkaian perawatan intensif yang dilakukan tim dokter spesialis jantung, penyakit dalam, dan ginjal. Meskipun upaya medis maksimal telah diberikan, takdir berkata lain. Bagi masyarakat Gorontalo dan Indonesia, penjelasan Thareq membawa penerimaan bahwa perjuangan sang bapak bangsa telah tuntas. Kini, tugas yang tersisa bagi yang masih hidup adalah merawat warisan pemikiran dan keteladanan yang telah ditanamkan almarhum sepanjang 83 tahun kehidupannya yang penuh dedikasi.

BJ Habibie MeninggalThareq HabibieGagal JantungRSPAD Gatot SubrotoKabar Duka
FacebookThreadsWhatsAppX
1 min read