Rachmat Gobel dikenang mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla sebagai sosok yang baik, ramah, dan punya banyak jasa bagi masyarakat. Kenangan itu disampaikan JK usai menghadiri pemakaman almarhum di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta, pada Jumat, 10 Juli 2026.

Menurut JK, almarhum adalah pribadi yang mampu bergaul dengan berbagai kalangan dan memahami beragam persoalan.

Sama-sama pengusaha dan politisi

JK melihat kesamaan latar belakang antara dirinya dan Rachmat Gobel. Keduanya sama-sama pengusaha yang terjun ke dunia politik.

“Pak Rahmat ini orang yang sangat baik, ramah, dengan background sebagai pengusaha juga, sebagai politisi. Hampir sama dengan saya, politisi-pengusaha atau pengusaha politik,” ujar Jusuf Kalla.

Kenangan tentang Rachmat Gobel yang tepat waktu

JK juga mengenang almarhum sebagai orang yang mudah berteman. Selain itu, Rachmat Gobel dikenal rajin, disiplin, dan selalu berusaha datang tepat waktu di berbagai acara.

“Beliau berteman dengan semua orang, memahami masalah, dan sangat ramah. Itu ciri beliau, selalu rajin dan tepat waktu untuk menghadiri acara-acara, dan baik untuk semua orang,” katanya.

Dari cerita JK, terlihat bahwa almarhum dihormati bukan hanya karena jabatannya, tetapi juga karena caranya memperlakukan orang lain.

Kebiasaan tepat waktu mungkin terdengar sederhana. Namun bagi JK, hal itu menjadi salah satu ciri yang paling melekat pada sosok almarhum.

Wawasan dari pendidikan luar negeri

JK menilai pengalaman pendidikan Rachmat Gobel di luar negeri ikut membentuk wawasannya yang luas.

“Pengetahuannya tentu cukup baik, karena beliau lama bersekolah di luar negeri. Begitulah, Pak Rahmat itu almarhum, orang yang sangat baik,” tuturnya.

Pemakaman di TMP Kalibata sendiri menjadi bentuk penghormatan negara bagi almarhum. JK termasuk tokoh nasional yang hadir mengantar ke peristirahatan terakhir.

Rachmat Gobel dikenal sebagai pengusaha nasional sekaligus politisi yang pernah menjabat Wakil Ketua DPR RI periode 2019–2024.

Kesaksian JK menambah panjang daftar kenangan dari berbagai tokoh yang mengenal kiprah almarhum. Bagi warga Gorontalo, cerita-cerita seperti ini memperlihatkan bagaimana putra daerah mereka dihormati di tingkat nasional.

2 min read