Rania Riris Ismail ditetapkan sebagai salah satu dari enam komisaris Bank Sulut-Gorontalo (BSG) dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Manado pada Selasa, 10 Februari 2026. Rania adalah menantu Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, yang juga hadir dalam RUPS tersebut.
Selain kursi komisaris, Gorontalo juga mendapat jatah di jajaran direksi. Rudiyanto Katili, mantan Kepala Cabang BSG Kota Gorontalo, kini menjabat Direktur Dana.
Latar belakang: protes RUPS tahun lalu
Nama Rania sebenarnya sudah diusulkan pada RUPS BSG tahun sebelumnya. Namun, saat itu Gubernur Sulawesi Utara Yulius Selvanus Komaling, selaku pemegang kendali RUPS, memilih orang-orang dekatnya dari tim kampanye Pilkada sebagai komisaris.
Keputusan itu memicu protes kepala daerah di Gorontalo. Mereka menilainya sebagai diskriminasi karena tidak ada satu pun wakil Gorontalo di jajaran komisaris dan direksi.
Profil Rania Riris Ismail
Rania lahir pada 17 Juli 1992 dan ditetapkan sebagai komisaris independen. Ia adalah istri Erwin Ismail, Ketua Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Gorontalo.
Ia sedang menempuh program magister dengan konsentrasi manajemen ekonomi, dan aktif sebagai Financial Advisor. Rekam jejaknya mencakup Toyota Astra Motor Group dan posisi Finance Manager di PT Buana Lautan Mas, Jakarta.
Rania juga memegang sertifikasi Certificate Risk Management Officer (CRMO) dan menjabat Bendahara Umum HIPMI Gorontalo.
Sorotan soal hubungan keluarga
Penunjukan ini tetap menuai sorotan karena hubungan keluarga Rania dengan Gubernur Gusnar Ismail, salah satu pemegang saham utama BSG.
Erwin Ismail menanggapi lewat rilis kepada media. Ia menegaskan keputusan sepenuhnya ada di tangan pemegang saham.
“Saya bukan pemegang saham, para kepala daerah-lah selaku pemegang saham yang punya kapasitas termasuk mengusulkan istri saya. Saya lebih kepada support yang terbaiklah untuk istri dan juga daerah ini. InsyaAllah jika dilihat dari latar belakangnya, maka keputusan (menjadikan Riris sebagai komisaris) ini benar-benar didasari pada kebutuhan profil pendidikan dan pengalaman figur, bukan yang lainnya,” tegasnya.
Yang perlu dicermati
Kini Gorontalo punya wakil di pucuk pimpinan BSG. Publik tentu akan menilai kiprah keduanya dari kinerja bank ke depan, termasuk layanan dan kontribusinya bagi ekonomi Gorontalo.




