Rustam Akili, tokoh pendidik sekaligus salah satu guru politik Gorontalo, tutup usia pada Kamis dini hari, 1 Mei 2025. Mantan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo ini wafat dengan tenang di usia 61 tahun, di kediamannya di Perumahan Asparaga, Kelurahan Dutulanaa, Kecamatan Limboto.
Kabar duka menyebar cepat lewat grup WhatsApp dan media sosial. Banyak yang mengirim doa untuk pembina Yayasan Duluwo Limo Lo Pohalaa itu.
Jenazah dimakamkan bakda zuhur di Desa Bakti, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo. Prosesi dimulai pukul 10.00 Wita dari rumah duka di kompleks RS Ainun Habibie.
Pesan keluarga
Keponakan almarhum, Wahyudin Akili, mengatakan pamannya sudah lama sakit, namun tetap beraktivitas hingga akhir hayat.
“Beliau sudah tidak sakit lagi semoga beliau husnul khotimah dan diterima segala amal kebaikannya dan kami atas nama keluarga memohonkan maaf kepada seluruh masyarakat Gorontalo jika ada tutur kata atau perbuatan beliau yang sempat menyakiti bapak/ibu mohon dimaafkan,” ungkap Wahyudin.
Jejak Rustam Akili sebagai pendidik
Rustam lahir pada 23 Maret 1964 di Desa Bhakti, Kecamatan Pulubala. Ia menempuh S1 Ekonomi dan Hukum di STIE DLP Gorontalo, lalu S2 dan S3 Hukum di UMI Makassar.
Ia menjadi dosen di Universitas Gorontalo (eks STIE DLP) dari 1991 hingga 2013, dan pernah menjabat Kepala Bagian Kemahasiswaan STIE Kabupaten Gorontalo pada 1995–1999.
Karier politik yang panjang
Di dunia politik, ia memulai langkah sebagai kader Golkar. Ia menjadi anggota DPRD Provinsi Gorontalo tiga periode, dari 2001 hingga 2014, lalu menjabat Ketua DPRD Provinsi Gorontalo pada 2014.
Ia juga pernah menjadi Tenaga Ahli Wakil Ketua DPR RI pada 2020, serta memegang sejumlah jabatan di Partai Golkar dan kemudian Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Gorontalo (2018–2021).
Pada 2018, ia sempat menjadi komisaris Bank SulutGo (BSG), lalu mundur karena maju sebagai caleg DPR RI pada Pemilu 2019. Di Pilkada 2024, ia sempat mencalonkan diri sebagai calon wakil gubernur berpasangan dengan Tonny Uloli, tetapi mundur karena kondisi kesehatan.
Bagi banyak orang Gorontalo, Rustam Akili dikenang sebagai pendidik, politisi, dan panutan. Selamat jalan, Ka Utam.

