Sugondo Makmur resmi dijadwalkan dilantik sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gorontalo pada Selasa, 5 Agustus 2025. Kursi Sekda definitif yang kosong sejak sebelum Pilkada 2024 akhirnya terisi.

Sugondo adalah birokrat asal Bone Bolango yang terpilih lewat proses seleksi Sekda Kabupaten Gorontalo.

Undangan pelantikan sudah beredar

Kepastian pelantikan muncul setelah beredar surat undangan bernomor 800/BKPSDM/547/2025 tertanggal 1 Agustus 2025. Pelantikan dijadwalkan di Gedung Kasmat Lahay Convention Center pukul 08.30 Wita.

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi membenarkan rencana itu. “Ya surat undangannya sudah saya tanda tangani dan Insya Allah besok (hari ini.red) pelantikan pak Sekda,” jelas Sofyan.

Kenapa pelantikan sempat tertunda?

Sofyan mengakui ada sedikit keterlambatan. Beberapa agenda harus dituntaskan lebih dulu, seperti pembahasan RPJMD dan APBD Perubahan, yang masih diselesaikan Penjabat Sekda.

“Sehingga Sekda defintif akan berkonsentrasi pada tugas yang baru dan tentu akan segera berkolaborasi dengan pemerintahan Sofyan Puhi dan Tonny S. Junus,” pungkasnya.

Pesan Sugondo Makmur untuk ASN

Sugondo menyatakan siap mengemban amanah. “Insya allah sudah siap, mulai dari pesiapan secara fisik mental dan juga siap mengemban amanah, mengerjakan tupoksi sebagai Sekda Kabupaten Gorontalo,” ungkapnya pada Senin malam, 4 Agustus 2025.

Ia mengajak seluruh ASN bersatu dan bekerja sama membangun Kabupaten Gorontalo.

“Mari sama-sama bersama dalam menciptakan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat kedepan,” harapnya.

Peran penting Sekda

Sekda sering disebut sebagai “panglima” ASN di daerah. Posisi ini mengoordinasikan birokrasi dan memastikan program pemerintah daerah berjalan sesuai rencana.

Dengan Sekda definitif yang kini sudah terpilih dan disetujui Kemendagri, jalannya pemerintahan Kabupaten Gorontalo diharapkan lebih stabil, termasuk dalam urusan anggaran dan pelayanan publik.

Proses seleksi yang panjang, sampai persetujuan dari Kemendagri, membuat pelantikan ini dinanti banyak pihak di lingkungan Pemkab Gorontalo.

Tantangan pertama Sekda baru adalah menyelaraskan kerja birokrasi dengan program bupati dan wakil bupati yang baru menjabat.

Bagi warga, dampaknya akan terasa lewat layanan birokrasi yang diharapkan makin cepat dan tertata.

2 min read