Upacara HUT ke-80 RI tingkat Provinsi Gorontalo berlangsung khidmat di halaman rumah dinas gubernur pada Ahad, 17 Agustus 2025. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menjadi pembina upacara, sementara teks proklamasi dibacakan Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Idrus Thomas Mopili.
Upacara detik-detik proklamasi dimulai sekitar pukul 08.30 Wita.
Paskibraka dari sekolah terbaik
Pengibaran bendera dilakukan tim Paskibraka, siswa-siswi terbaik yang dipilih dari SMA/sederajat se-Gorontalo. Mereka sukses menjalankan tugas hingga Merah Putih berkibar.
Meira Nandwita Lahay, siswi MAN 1 Kota Gorontalo, dipercaya sebagai pembawa baki bendera. Ia menjalankan tugasnya dengan baik.
Paskibraka inti lainnya adalah Faturahman Difinubun dari SMA Negeri 1 Gorontalo Utara sebagai penggerek bendera, dan Rehan Humola dari SMA Negeri 2 Limboto sebagai pembentang.
Komandan pasukan pengibar bendera adalah Moh. Saputra Pratama Ahmad dari MAN 1 Kota Gorontalo. Sementara komandan pasukan 17 adalah Arif Setiabudi Blongkod dari SMA Negeri 3 Gorontalo Utara.
Komandan dan perwira upacara
Komandan upacara dijabat Letnan Kolonel Infanteri Anjas Suryana Putra, yang sehari-hari menjabat Danyonif Teritorial Pembangunan 824/Mo’e’a.
Perwira upacaranya Mayor Infanteri Yuniardi, Kasiter Brigif 22/Ota Manasa.
Dihadiri pejabat dan veteran
Upacara dihadiri Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie, Wakapolda Gorontalo, Danrem 133/Nani Wartabone, Wakil Kepala Kejati Gorontalo, Sekda, dan Ketua TP PKK Provinsi Gorontalo.
Hadir pula pimpinan OPD, perwakilan veteran, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tamu undangan lainnya.
Kebanggaan bagi sekolah asal
Susunan Paskibraka ini menunjukkan keterwakilan sekolah dari berbagai daerah, mulai dari Kota Gorontalo, Gorontalo Utara, hingga Limboto.
Terpilih menjadi Paskibraka tingkat provinsi adalah kebanggaan tersendiri bagi siswa dan sekolahnya. Prosesnya melewati seleksi dan latihan panjang sebelum hari upacara.
Suasana khidmat terasa sejak awal hingga bendera berkibar di tiang, disaksikan para pejabat dan tamu undangan.
Bagi Meira dan kawan-kawan, momen di peringatan ke-80 kemerdekaan ini tentu menjadi pengalaman yang akan diingat seumur hidup.
Keberhasilan mereka juga bisa menjadi inspirasi bagi pelajar lain di Gorontalo yang ingin mengikuti seleksi Paskibraka di tahun-tahun berikutnya.

